Pengertian Latar Game (Background)
Seperti yang telah dijelaskan di bab sebelum, setiap sprite terletak di suatu tempat di layar. Yang dimaksud dengan layar disini adalah latar game (Background class).

Inisialisasi Latar Game
Inisialisasi latar sangat mudah, cukup dengan memberikan lebar dan tinggi latar yang diinginkan :
class :: Background Syntax: public Background(int w, int h); dimana : w = lebar dari latar h = tinggi dari latar
Sama halnya dengan sprite, latar juga harus diupdate dan dirender setiap framenya :
class :: Background Syntax: public void update(long elapsedTime); public void render(Graphics2D g); dimana : elapsedTime = waktu yang terlewat semenjak update terakhir nilai ini didapat dari Game class g = objek grafis tempat latar akan digambar
Sprite dan Latar
Tutorial8_1.java [view online]Asosiasi Sprite dengan Latar
Suatu sprite yang baru dibentuk secara default akan diletakkan pada latar kosong. Untuk meletakkan sprite tersebut ke latar tertentu gunakan fungsi Sprite.setBackground(Background) :
class :: Sprite Syntax: public void setBackground(Background backgr); dimana : backgr = latar yang akan diasosiasikan ke sprite yang bersangkutan Misal: meletakkan beberapa sprite ke suatu background Background background; Sprite spr1, spr2, spr3; spr1.setBackground(background); spr2.setBackground(background); spr3.setBackground(background);
Sprite di Tengah Area Pandang Latar
Agar sprite berada tepat di tengah area pandang latar gunakan fungsi :
class :: Background Syntax: public void setToCenter(Sprite centered); dimana : centered = sprite yang akan berada di tengah area pandang latar
Jenis-Jenis Latar Game
Tutorial8_2.java [view online]Jenis-jenis latar yang dapat digunakan :
- Latar Warna
Merupakan latar yang paling mendasar, hanya mengisi latar dengan warna tertentu. - Latar Citra
Latar diisi dengan suatu gambar. - Latar Ubin
Latar tersusun atas kumpulan gambar yang diletakkan secara rapi dalam kotak-kotak seperti ubin lantai. - Latar Parallax
Latar yang tersusun atas beberapa latar (berlapis-lapis) dimana setiap latar digerakkan secara bersama-sama dengan halus sehingga menciptakan efek parallax.
Contoh :
file :: YourGame.java // JFC import java.awt.*; // GTGE import com.golden.gamedev.*; import com.golden.gamedev.object.*; import com.golden.gamedev.object.background.*; public class YourGame extends Game { Background background; Sprite s1, s2, s3; public void initResources() { background = new ColorBackground(Color.BLUE, 800, 600); s1 = new Sprite(getImage("player.png")); s1.setBackground(background); s2 = new Sprite(getImage("player.png")); s2.setBackground(background); s3 = new Sprite(getImage("player.png")); s3.setBackground(background); } public void update(long elapsedTime) { background.update(elapsedTime); s1.update(elapsedTime); s2.update(elapsedTime); s3.update(elapsedTime); } public void render(Graphics2D g) { background.render(g); s1.render(g); s2.render(g); s3.render(g); } public static void main(String[] args) { GameLoader game = new GameLoader(); game.setup(new YourGame(), new Dimension(640,480), false); game.start(); } }
Mengubah Area Pandang Latar
Tutorial8_3.java [view online]Secara default area pandang suatu latar adalah sebesar ukuran layar game (memenuhi layar) dimana latar dibuat. Misalnya apabila ukuran game 640x480 maka area pandang latar juga akan sebesar 640x480. Area pandang ini dapat diubah dengan fungsi :
class :: Background Syntax: public void setClip(int x, int y, int width, int height); dimana : x = kordinat x awal dari area pandang latar y = kordinat y awal dari area pandang latar width = lebar area pandang latar height = tinggi area pandang latar
Catatan Penting Lainnya
Penggunaan sprite dan latar secara langsung seperti di atas inilah yang merupakan pendekatan manajemen sprite yang pertama.
Yang perlu diperhatikan pada pendekatan pertama ini adalah jangan lupa untuk meletakkan atau mengasosiasikan setiap sprite ke latar yang diinginkan.
Selanjutnya kita akan masuk ke pendekatan manajemen sprite yang kedua, setiap sprite dikelompokkan ke dalam grup-grup.